Layanan Konsultasi Logistik, Kepabeanan dan Kepelabuhanan - KADIN Jakarta [ Free Register ]
Home Register KADIN DKI Jakarta Login Search 25 Nov 2017
User ID/Email
Password
Register
Daftar HS CODE & Tarif Pabean
Nomor Identifikasi Kepabeanan (NIK)
Peraturan
Pemerintah

TIPS :
- Pembukaan Pengajuan Surat Persetujuan Impor (SPI) Produk Hortikultura Segar Konsumsi
- JENIS-JENIS PERIJINAN
- Prosedur kepabeanan untuk ekspor
- Cara-cara menetapkan nilai pabean
- Menetapkan klasifikasi barang impor
- Mengeluarkan barang untuk dipakai


KONSULTASI :
Sekretariat KADIN
DKI JAKARTA
Senin - Rabu :
10.00 - 14.00 WIB



ASDP Usulkan Konsep Coastal Ferry Guna Maksimalkan Konektivitas Logistik - 27 Oct 2017

Customsjakarta.com, Jakarta- PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry mengusulkan adanya konsep Coastal Ferry untuk memaksimalkan konektivitas truk logistik antarpulau. Hal itu terutama juga upaya untuk menurunkan biaya logistik antarpulau dan mengurangi truk yang melintas di jalan nasional seperti Pantura.

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Faik Fahmi mengatakan saat ini ada sekitar satu juta truk per tahun yang melintasi Pantura dengan kapasitas berlebih sehingga menimbulkan kerusakan jalan. "Secara finansial ada peningkatan pengeluaran untuk perbaikan jalan sampai satu triliun rupiah pertahunnya," kata Faik di Akmani Hotel, Kamis (26/10).

Dia mengatakan dengan adanya peningkatan truk yang kelebihan berat itu menimbulkan kemacetan dan meningkatkan konsumsi bahan bakar mintak (BBM). Tak heran, kata Faik, banyak produk pertanian yang tingka kerusakannya mencapai 70 persen karena proses logistik yang bermasalah.

Untuk mengurai persoalan truk logistik terutama di Jalan Panturan tersebut, Faik menyarankan konsep tersebut bisa diterapkan pada Kapal roll on roll off (Ro-ro). "Kapasitasnya Coastal Ferry bisa mengangkut 200 truk sehingga ini di beberapa negara bisa menjai salah satu tumpuan dari sisi pengelolaan moda transportasi," ujar Faik.

Dia menilai, penerapan konsep Coastal Ferry seperti di Turki bisa sangat positif karena mengurangi jarak tempuh, penggunaan BBM, dan terutama kemacetan di jalan nasional karena banyaknya truk logistik. Hanya saja, kata Faik, yang menjadi persoalan saat ini Indonesia belum memiliki kapal yang sesuai untuk angkutan logistik.

Selain kapal yang sesuai untuk angkutan logistik, Faik mengatakan faktor kunci untuk kesuksesan dalam implementasi Coastal Ferry yaitu dukungan regulasi. "Untuk dukungan regulasi dalam landasan operasional bisa dilihat dari regulasi jembatan timbang dan batas muatan sumbu terberat," tutur Faik.



Tentang LKK
Struktur Organisasi
Keanggotaan
Program & Layanan
Agenda Kegiatan


Lembaga Konsultasi Logistik, Kepabeanan dan Kepelabuhanan (LKK)  KADIN DKI Jakarta
Jl. Majapahit no 18-21, Komplek Perkantoran Majapahit Permai Blok B20-23, Jakarta
Telepon : 021-3808091, 3844533, Fax : 021-3844549, 3844565, Email : info@customsjakarta.com
© 2017 LKK KADIN DKI Jakarta