21 Sep 2018
Home
×
Login Area
Tentang LKK
Struktur Organisasi
Keanggotaan
Program & Layanan
Agenda Kegiatan
HS CODE & Tarif Pabean
Peta Logistik
Tips
Peraturan Pemerintah
×
User ID/Email

Password

Register
×
Jadwal Kapal
Port Asal :
Port Tujuan :
 
×

PENDAFTARAN
No KADIN
Perusahaan*
Alamat *
 
*
Kode Pos
Telepon *
HP/Seluler
Fax
Email
Website
Pimpinan
Jabatan
Personal Kontak
Bidang Usaha
Produk/Jasa *
Merek
ISIAN DATA KEANGGOTAAN ONLINE**)
Email
Nama lengkap
Password
Retype Password
Code ==> Verify

*) Wajib diisi
**) Diisi jika menghendaki keanggotaan Online.

×

 
LKK KADIN DKI JAKARTA
FREE CONSULTATION, REGISTER NOW !
Supported by
KADIN DKI JAKARTA

 

JICT Kembangkan PAUD Untuk Pemberdayaan Masyarakat - 27 Mar 2018

Customsjakarta.com, Jakarta- Salah satu program pemberdayaan masyarakat PT Jakarta International Container Terminal (JICT) menyasar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) JICT.

Wakil Presiden Direktur JICT Riza Erivan mengatakan, sejak tahun 2007 silam, pihaknya mulai menjalankan program CSR dimana intensifikasi program pendidikan menjadi pilihan utama.

“Perubahan perspektif ini yang kami jalani selama 10 tahun terakhir. Bagaimana masyarakat bisa berdaya dalam menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya di Jakarta Islamic Center, Jakarta Utara, Selasa (27/3).

Menurut Riza untuk saat ini sudah ada 15 PAUD yang dikembangkan. Begitupun dengan program sekolah informal ‘Rumah Belajar’ atau ‘RumBel’ sampai program Green Dock School dengan merenovasi sekolah dan perpustakaannya.

“Total sudah ada 75 PAUD yang kita bina dan RumBel sudah ada 6.000 anak. Kita usahakan tiap tahun untuk meningkatkan jumlah program CSR kita seperti RumBel dan PAUD. Kita lihat anak usia dini perlu dibina karena mereka fresh dan segar,” katanya.

Riza menambahkan pihaknya berusaha memberdayakan masyarakat melalui program di bidang pendidikan, kesehatan dan lingkungan. Eksplorasi program yang tepat guna diharapkan membuat perusahaan dan masyarakat dapat tumbuh bersama.

“Dengan pola program pendidikan yang sudah dijalani selama ini, diharapkan bisa mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan. Selain itu juta bisa membantu mereka dalam jenjang pelajaran selanjutnya,” ucapnya.

Wakil Ketua II TP PKK Jakarta Utara, Siti Nurlaila Desi mengatakan, apa yang dilakukan JICT patut menjadi contoh. Menurut Siti, program CSR identik dengan program bagi-bagi uang sehingga tidak mendidik masyarakat dan membuat ketergantungan.

“CSR mesti membuat masyarakat mandiri. Ini yang dilakukan JICT dalam satu dekade terakhir untuk menjadi jembatan pemberdayaan masyarakat demi menggapai masa depan yang lebih baik,” ujar Siti.