21 Sep 2018
Home
×
Login Area
Tentang LKK
Struktur Organisasi
Keanggotaan
Program & Layanan
Agenda Kegiatan
HS CODE & Tarif Pabean
Peta Logistik
Tips
Peraturan Pemerintah
×
User ID/Email

Password

Register
×
Jadwal Kapal
Port Asal :
Port Tujuan :
 
×

PENDAFTARAN
No KADIN
Perusahaan*
Alamat *
 
*
Kode Pos
Telepon *
HP/Seluler
Fax
Email
Website
Pimpinan
Jabatan
Personal Kontak
Bidang Usaha
Produk/Jasa *
Merek
ISIAN DATA KEANGGOTAAN ONLINE**)
Email
Nama lengkap
Password
Retype Password
Code ==> Verify

*) Wajib diisi
**) Diisi jika menghendaki keanggotaan Online.

×

 
LKK KADIN DKI JAKARTA
FREE CONSULTATION, REGISTER NOW !
Supported by
KADIN DKI JAKARTA

 

IPC Minta Saran Pengguna Jasa Untuk Tingkatkan Pelayanan Digital Port - 03 Apr 2018

Customsjakarta.com,  Jakarta- Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC)  Elvyn G. Masassya mengatakan transparansi informasi dan kesepahaman antarpemangku kepentingan merupakan modal utama dalam menerapkan bisnis kepelabuhan yang kompetitif. Untuk itu, IPC merasa perlu meminta saran dari para pengguna jasa agar bisa meningkatkan kualitas layanan.

Dalam diskusi dengan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam jasa kepelabuhan, Elvyn menerangkan, saat ini perseroan juga telah menerapkan digital port, baik di cabang maupun anak usaha melalui berbagia aplikasi daring atau online. Seluruh sistem berbasis daring itu terhubung dengan Inaportnet dan terpadu dengan Indonesia National Single Window.

Elvyn mengatakan, setiap pelabuhan yang dikelola IPC kini beroperasi 24 jam dan 7 hari dala seminggu. "Kami pastikan setiap terminal di Tanjung Priok memberikan layanan terbaik, murah, cepat, dan efisien sehingga memberi kepastian berusaha bagi pengguna jasa," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (2/4).

Lewat sistem daring, layanan bisa lebih ecpat dan murah. Misalnya, dalam layanan bongkar muat, telah diterapkan sistem delivery order online atau DO Online. Sistem ini memungkinkan pengurusan dokumen selesai dalam 1-2 jam karena pemilik karto atau forwarder yang mewakili pemilik barang tak perlu lagi datang ke kantor IPC untuk mengambil dokumen.