21 Okt 2018
Home
×
Login Area
Tentang (LKK)
Struktur Organisasi
Keanggotaan
Berita
Program & Layanan
Agenda Kegiatan
HS CODE & Tarif Pabean
Peta Logistik
Tips
Peraturan Pemerintah
×
User ID/Email

Password

Register
×
Jadwal Kapal
Port Asal :
Port Tujuan :
 
×

PENDAFTARAN
No KADIN
Perusahaan*
Alamat *
 
*
Kode Pos
Telepon *
HP/Seluler
Fax
Email
Website
Pimpinan
Jabatan
Personal Kontak
Bidang Usaha
Produk/Jasa *
Merek
ISIAN DATA KEANGGOTAAN ONLINE**)
Email
Nama lengkap
Password
Retype Password
Code ==> Verify

*) Wajib diisi
**) Diisi jika menghendaki keanggotaan Online.

×

 
LKK KADIN DKI JAKARTA
FREE CONSULTATION, REGISTER NOW !
Supported by
KADIN DKI JAKARTA

 

Pelindo II Uji Coba Penggunaan Buffer Area Untuk Atasi Kemacetan Priok - 04 Okt 2018

Customsjakarta.com, Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia II/ IPC menggelar uji coba penggunaan kantong parkir truk kontainer atau buffer area di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, mulai pukul 00.00 WIB pada Selasa (2/10/2018).

Direktur Operasional dan Sistem Informasi Pelabuhan Indonsia (Pelindo) II Prasetyadi menjelaskan penggunaan buffer area itu diklaim akan membantu kelancaran arus barang dan kendaraan di dalam area Pelabuhan Tanjung Priok.
"IPC terus berbenah untuk memperlancar kegiatan bongkar muat di Pelabuhan. 

Salah satunya dengan melakukan penataan lahan parkir, termasuk memanfaatkan kantong parkir kendaraan kontainer, yang lokasinya berada di bekas lahan pabrik Pacific Paint, Jalan R.E. Martadinata, Jakarta Utara," katanya melalui siaran pers, Selasa (2/10).

Prasetyadi menjelaskan luas buffer area yang disiapkan sekitar 2 hektare. Kantong parkir seluas itu akan mampu menampung sekitar 1.100 truk kontainer setiap hari.

Dia menambahkan pihaknya terus menata penggunaan buffer area ini. Setiap truk bisa parkir maksimal 2 jam, untuk menunggu antrean pelayanan di dalam terminal bongkar muat barang.

Lahan buffer area itu sendiri dilengkapi dengan fasilitas informasi, dimana para pengemudi truk bisa monitor antrean bongkar muat barang di terminal yang dituju.

"Kita sedang memasuki era baru pelabuhan, dimana semuanya serba digital dan realtime. Pihak-pihak yang berkepentingan, termasuk pengemudi truk bisa memantau aktivitas bongkar muat melalui layar monitor yang tersedia, sehingga operasional di Pelabuhan Tanjung Priok lebih tertata, lebih cepat dan lebih mudah," jelas Prasetyadi.